Minggu, 19 Januari 2014

Lupa Mata Kuliah



Yeah, akhirnya masuk kuliah juga! Jadi penasaran, belajar di bangku kuliah itu kaya apa sih? Katanya lebih santai dan demokratis, masa iya. Kita lihat saja nanti.
            Senang rasanya menikmati hari pertama kuliah, meskipun tidak ada teman yang dikenal. Begitu dapat tempat duduk, segera ku pamerkan gigi gisulku pada teman-teman sekelas berharap ada yang tersihir dengan senyum manisku lalu menghampiriku dan mengajak berkenalan, cihuy!. Nah, akhirnya kenalan juga deh sama teman-teman kelas, karena dasarnya aku subel alias suka bergaul jadi gampang aja nyari teman.
            Mata kuliah pertama adalah Pengantar Ilmu Pendidikan (PIP), ternyata sistem perkuliahan kebanyakan dengan metode diskusi kelompok. Kelompokku akhirnya kebagian materi tentang Pentingnya Pendidikan, karena dianggap lebih smart akhirnya aku ditunjuk jadi pemimpin diskusi. Karena sudah terbiasa berorganisasi sejak SD aku tak mengalami kesulitan untuk berdiskusi dan mengungkapkan gagasan, sampai-sampai semua wajah di depanku ternganga dan memberi applause atas jawaban smart yang keluar dari lisanku.

            Akhirnya adegan yang paling mencengangkan di babak pertama kuliah inipun terjadi. Saking semangat dan menggebu-gebunya menanggapi pertanyaan, aku sampai lupa kalau saat itu sedang kuliah  PIP bukan kuliah Pendidikan Agama Islam apalagi lagi ngisi pengajian. Dengan pedenya aku melancarkan dalil-dalil Al Quran tentang pentingnya menuntut ilmu dan menggunakan istilah kearaban yang mungkin asing di telinga teman-temanku. Aku baru nyadar pas lihat dahi teman-teman di depanku pada berkerut, dan tatapan dosen yang langsung mengenai wajahku. Setelah sadar aku cuma nyengir sambil menganggukkan kepala ke dosen (maksudnya minta maaf).
            “ Maaf teman-teman kebiasaan ngisi pengajian jadi dalilnya pada keluar” ucapku sambil nyengir kebo (emang kebo bisa nyengir?). Melihat tingkahku dosen cuma tersenyum dan berkomentar.
            “ Perkuliahan ini sudah kaya pengajian saja ya?” Mendengar komentar dosen, aku hanya garuk-garuk kepala yang kebetulan lagi gatel karena seminggu lupa keramas. Hehehe..maklum seminggu kemarin sibuk OKKA dan pulangnya sore terus jadi gak sempet keramas deh!.
            Akhirnya diskusi pun selesai, lega rasanya. Meski ada insiden kecil, gak papalah yang penting heppi. So, nikmati saja hari-hari kuliahmu apapun yang terjadi. Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan bahan perkuliahan karena dosen suka main tembak-tembakan. Maksudnya suka memberikan pertanyaan dadakan, biar gak malu di kelas makanya belajar! Oke?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar